HAND MADE SHOES

MENERIMA PEMBUATAN SATUAN DENGAN MODEL YG ADA DI CATALOQ ATAU MODEL LAIN YG INGIN DI BUAT

CATALOQ1 CATALOQ2 CATALOQ3CATALOQ4

CATALOQ5 CATALOQ6

CATALOQ7CATALOQ8

CARA PEMESANAN

ALAMAT WORK SHOP :

JLN TOLE ISKANDAR NO 2, SUKMAJAYA,DEPOK (SAMPING TIP TOP SWALAYAN)

1.Informasikan kode yg ada di cataloq atau apablilan ingin dengan model sendiri bisa mengirim gambar via email ke Lely_melynda@yahoo.com atau datang langsung ke workshop kami.

2.Informasikan nomor sepatu yg ingin dipesan atau datang lansung ke workshop kami untuk di ukur nomornya

3.Setelah data dan model lengkap infokan via :

PM

Nama:

Alamat:

Email:

No HP:

Size:

EMAIL :

SMS/PHONE : 02195104590/081317924905

EMAIL : Lely_melynda@yahoo.com

YM : Lely_melynda@yahoo.com

4.PEMBAYARAN DP VIA

BCA NO REK 7650273731 AN LELY MELYNDA

MANDIRI NO REK 1020002040530 AN FERDINAND K

5.Lama pengerjaan seminggu setelah DP

6.Ada beberapa produk yg bisa langsung dipesan sesuai model cataloq (check avaialable size)

7.Barang akan dikirim dengan menggunakan TIKI/JNE:

CATALOG LENGKAP KLIK DIBAWAH INI

CATALOQ 1,CATALOQ2,CATALOQ3,CATALOQ4,CATALOQ5,CATALOQ6
CATALOQ7,CATALOQ8,CATALOQ9,CATALOQ10,CATALOQ11,CATALOQ12
CATALOQ13,CATALOQ14,CATALOQ15,CATALOQ16,CATALOQ17,CATALOQ18
CATALOQ19,CATALOQ20,CATALOQ21,CATALOQ22,CATALOQ23,CATALOQ24,
CATALOQ25,CATALOQ26,CATALOQ27,CATALOQ28,CATALOQ29,CATALOQ30
CATALOQ31,CATALOQ32,CATALOQ33,CATALOQ34,CATALOQ35,CATALOQ36

PRICE LIST I
PRICE LIST II
PRICE LIST III

SAMPLE KUE KERING

KUE NASTAR : @Rp.40000 (exlude ongkir)

kue1

KUE DAHLIA MAWAR :@Rp.37000 (exlude ongkir)

Image005

KUE KEJU : @Rp.40000 (exlude ongkir)

Image007

KUE SALJU : @Rp.40000 (exlude ongkir)

Image009

KUE COKLAT SMILE : @Rp.37000 (exlude ongkir)

Image010

KOMBINASI 4 MACAM (NASTAR,SALJU,DAHLIA,KEJU) Rp.145.000 (FREE ONGKIR UNTUK JABOTABEK ONLY)

Image013

Berikut kami jelaskan cara pemesanannya:

1. Pilih
Anda memilih produk kami, mana yang ingin anda pesan.
Jika diperlukan, anda kami persilakan untuk menghubungi kami tentang produk tersebut.
Hubungi kami
A. Yahoo Messenger: lely_melynda@yahoo.com (klik logo “online now” atau “offline now” di kanan atas)
B. email: lely_melynda@yahoo.com
C. Telepon: 02195104590/081317924905

2. sistem pembayaran
Anda membayar pesanan anda dengan cara transfer lewat BCA dengan nomor rekening:
7650273731
a/n lely Melynda
BCA KCU Depok

3. Konfirmasi

Setelah anda selesai membayar, anda tinggal memberitahu kami. Bisa lewat Yahoo messenger, email, telepon, sms. Beritahu juga barang apa saja yang anda pesan, dan juga alamat lengkap anda untuk pengiriman barang.

Setelah kami mendapat konfirmasi pembayaran, kami akan langsung mengirim barang secepatnya. Paling lambat 3 hari sejak pemesanan.

Catatan: Saat ini kami hanya melayani pemesanan wilayah JABOTABEK saja.

KEBAYA (ENGLISH VERSION)


Kebaya is originated from Arab region; the Arabic word of Kaba means clothing. The name of Kebaya as a particular clothing type was introduced by the Portuguese when they landed on Southeast Asia. Kebaya is associated with a type of blouse worn by Indonesian women in 15th or 16th century.

The earliest form of Kebaya was first came from the north of the Indonesian archipelago. The clothing type began to spread to Malacca, Java, Bali, Sumatra, Borneo and Sulawesi. After hundred years of acculturation, the garments have become adjusted to local customs and culture.

Prior 1600, kebaya on Java island were considered as a sacred clothing to be worn only by members of the Javanese monarchy. During Dutch colonization of the island, European women began wearing kebaya as formal dress. During this period, kebaya, that was originally made from mori fabric, were modified with silk embroidered with colorful patterns.

In Malacca region, a different variety of kebaya is called “nyonya kebaya” wore by the Peranakan people. Nyonya kebaya dress consists of a kebaya completed with a sarong and beaded shoes (kasut manek). The nyonya kebaya gains its popularity that the dress is wore also by non-Asian people.

Apart from traditional kebaya, fashion designers are looking into ways of modifying the design and making kebaya a more fashionable outfit. Casual designed kebaya can even be worn with jeans or skirts. For weddings or formal events, many designers are exploring other types of fine fabrics like laces to create a bridal kebaya.

The kebaya silhoutte gives emphasis to a womanly figure and that is the beauty of this ethnic wear.

Sarong kebaya, a version of kebaya has become a uniform for Singapore Airlines, Malaysia Airlines, and Garuda Indonesia flight attendants.

taken from : raden sirait facebook

HASIL PRODUKSI KEBAYA

KEBAYA COKLAT kebaya25 kebaya4

dsc00914 kebaya6 kebaya71

kebaya8 kebaya9 kebaya10

kebaya11 kebaya12 kebaya13 kebaya14 kebaya15 kebaya16 kebaya17

ASAL-USUL KEBAYA

Kebaya adalah blus tradisional yang dikenakan oleh wanita Indonesia dan Malaysia yang terbuat dari bahan tipis yang dikenakan dengan sarung, batik, atau pakaian rajutan tradisional lainnya seperti songket dengan motif warna-warni. Dipercaya kebaya berasal dari Tiongkok ratusan tahun yang lalu. Lalu menyebar ke Malaka, Jawa, Bali, Sumatera, dan Sulawesi. Setelah akulturasi yang berlangsung ratusan tahun, pakaian itu diterima di budaya dan norma setempat. Sebelum 1600, di Pulau Jawa, kebaya adalah pakaian yang hanya dikenakan keluarga kerajaan di sana. Selama masa kendali Belanda di pulau itu, wanita-wanita Eropa mulai mengenakan kebaya sebagai pakaian resmi. Selama masa ini, kebaya diubah dari hanya menggunakan barang tenunan mori menggunakan sutera dengan sulaman warna-warni. Pakaian yang mirip yang disebut “nyonya kebaya” diciptakan pertama kali oleh orang-orang Peranakan dari Melaka. Mereka mengenakannya dengan sarung dan kaus cantik bermanik-manik yang disebut “kasut manek”. Kini, nyonya kebaya sedang mengalami pembaharuan, dan juga terkenal di antara wanita non-Asia. Terpisah dari kebaya tradisional, perancang mode sedang mencari cara memodifikasi desain dan membuat kebaya menjadi pakaian yang lebih modern. Kebaya yang dimodifikasi itu malah bisa dikenakan dengan jins atau rok.

diambil dari : raden sirait facebook

PAYET

PAYET sebenarnya tidak banyak beda dengan BORDIR, perbedaanya menurut saya adalah :

1. BORDIR menggunakan mesin sedang PAYET ketrampilan sulaman tangan.
2. BORDIR hanya menggunakan benang sedangkan PAYET menggunakan manik-manik, mote dan lain sebagainya.

Pekerjaan membuat mode, menjiplak model desain, semuanya sama persis.

PAYET menggabungkan kreasi dari benda-benda mungil yang berwarna warni menjadi sebuah desain yang apik dan unik, benda-benda itu dapat kita kanali sebagai berikut :

1. PASIR bentuknya bulat kecil dengan lubang ditengahnya. Dapat digunakan untuk membuat kelopak bunga, helai daun, penutup bagian tengah PAYET dan berbagai macam bentuk lainya sesuai kreatifitas kita
2. BAMBU bentuknya langsing panjang sekitar 1 cm dengan lubang ditengah. Digunakan untuk membentuk tangkai, tepian motif, isian kelopak bunga atau daun dan bentuk lainya.
3. TEBU bentuknya seperti bamboo pendek. Digunakan untuk membentuk tangkai, saluran-saluran, daun dan berbagai bentuk lainya.
4. PIRING DATAR bentuknya pipih dan tipis. Terbuat dari plastic atau mika yang sangat tipis dengan lubang ditengah. Digunakan untuk membentuk kelopak bunga kecil, benang sari bunga dan bentuk lainya.
5. PIRING MANGKUK bentuknya pipih cekung seperti mangkok. Digunakan untuk membuat kelopak bunga dan bentuk lainya.
6. MATA bentuknya seperti helai aun dengan lubang memanjang ditengah. Cara pemasangan dengan menjahit tiga buah pasir disepanjang lubang tersebut. Digunakan untuk membuat daun kecil atau kelopak bunga.
7. BUNGA bentuknya pipih seperti kelopak bunga. Digunakan untuk membentuk bunga, dengan menambah pasir dilubang tengahnya.
8. BINTANG bentuknya seperti bintang. Tersedia warna emas dan perak. Digunakan sebagai pelengkap, atau bentuk lainya.
9. MANIK-MANIK bentuknya padat dengan lubang ditengah. Ada yang bulat kecil seperti telur cicak, bulat besar seperti mutiara, lojong, kerucut, limas, kotak dengan lubang dikedua sisi dan lain sebagainya.

Dari bermacam-macam bentuk diatas dapat dibentuk sesuka hati sesuai dengan kreatifitas yang kita miliki, tidak mengenal pakem, asal dikerjakan dengan KETEKUNAN dan KERAPIAN, ditambah dengan komposisi warna, komposisi bentuk dengan tema desain harus klop.

Sentuhan Etnik Modern Di Fashion Exploration 2009

etmod1
etmod2

Begitu banyak keragaman budaya Indonesia yang bisa kita gali. Salah satu caranya adalah dengan menuangkannya dalam rancangan busana. Seperti yang dilakukan ke-58 desainer Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) di acara Fashion Exploration 2009 yang berlangsung selama dua hari lalu (3-4 Desember).

Sesuai dengan temanya “Overture In Harmony”, para undangan yang memadati area Cendrawasih Room Jakarta Convention Center seakan diingatkan, bahwa Indonesia sangat kaya akan nilai budaya dan ragam hias tradisional yang patut kita lestarikan.

Konsep etnik modern dihadirkan 11 desainer APPMI dalam rancangan yang memadukan budaya tradisional Indonesia dengan unsur budaya lainnya, sehingga tercipta suatu karya multikultural yang lebih modern.

Susan Zhuang, dengan tema rancangan “Maharani Allure” mengangkat ragam hias yang terdapat pada bangunan candi Hindu dan Budha, yang sering digunakan sebagai hiasan busana raja, ratu dan dewa.

Perpaduan lebih dari satu budaya ditampilkan Lia Mustafa dalam rancangannya yang berjudul “The Legend of Samurai”. Busana khas samurai dari Jepang dipadukannya dengan unsure budaya Cina, Arab dan Melayu lewat motif songket, tenun Kalimantan dan batik Tumpal.

Begitu juga dengan Jenij Tedjasukmana yang memasukkan unsur budaya Mesir, Yunani dan Roma dalam tema “Ancient Glory”. Percampuran budaya Barat dan Timur yang bertolak belakang dihadirkan Marga Alam lewat rancangan kebaya yang dikombinasikan dengan bentuk rok, celana dan ball gown. Unsur tradisional terlihat dari garis-garis kebaya yang khas dengan bentuk tangan yang ketat dan kancing buka depan dari daerah Jawa, Sunda serta Sumatra. Tak lupa, untuk menampilkan kemewahan, Marga menambahkan detail kristal Swarovsky, manik-manik dan payet di atas bahan tulle, lace dan Silk Italy.

“Whisper from the East” yang dipersembahkan Harry Lam mengangkat eksotisme negara-negara Timur seperti Arab dan India yang dipadukan dengan budaya Indonesia. Siluet kebaya A-line dan mermaid tampak cantik berpadu dengan detail bordir, payet dan kristal dalam balutan warna padang pasir seperti putih, gading, khaki, coklat tanah, merah bata dan hijau daun.

Berbeda dengan kelima desainer tersebut di atas, dua desainer kenamaan Indonesia Anne Vantie dan Zainal Songket tetap mengusung keindahan asli budaya Nusantara lewat garis rancangan khasnya. Anne, setia dengan kebayanya yang mewah dan elegan bak putri keraton. Kali ini, desainer asal Semarang itu mengusung tema “Penari”, dimana keanggunan, kelembutan dan gerak gemulai seorang penari tergambar lewat selendang panjang dan simpul lereng. Budaya Kudus dan kain lurik menjadi benang merah 15 rancangannya.

Sementara Zainal mengangkat tema Kembang Dadar Tele yang terinspirasi dari legenda “Puteri Kembang Dadar”, dimana masyarakat Sumatera Selatan menggambarkan puteri ini sangat cantik dan anggun dengan busana bak bidadari dan selendang panjang melayang nan mewah.Tak lupa, Zainal juga menggunakan bahan motif songket sebagai ciri khas rancangannya.

Ferry Daud menampilkan kecantikan khas perempuan Indonesia dengan koleksi busana kebayanya yang mewah dalam tema “Natural Beauty”. Romantisme ditawarkan Adhyadma lewat rancangan gaun cocktail yang didominasi warna ungu.

etmod3

Gambaran hidup masa lalu, Parenity, dituturkan Ninik Darmawan lewat busana bersiluet simple yang diberi detail aneka pernik dan logam di atas bahan tenun ATBM berwarna natural. Sementara Afif Syakur, menampilkan busana casual, semi cocktail dan evening gown yang mampu mencerminkan kehidupan masyarakat urban yang tak mengenal waktu siang maupun malam serta aktifitas yang menuntut serba praktis. Karena itu, rancangannya pun tak terlalu rumit dan banyak detail namun terlihat feminin, seperti busana kaftan, one shoulder, flowing dress, layering dress dan skinny pants.

etmod4

etmod6

Foto: Vibizlife/Hestianingsih
(HST/TW)

KUE KERING

Kue Kering adalah penganan yang rasanya manis atau asin gurih. Biasanya diolah dari berbagai jenis tepung ditambah bahan pelengkap lain. Kue kering pertama kali dikenal di negara Perancis, dengan sebutan biscuit, bis artinya dua dan cuit artinya memasak. Jadi maknanya : kue yang dimasak dua kali supaya kering, renyah dan tahan lama. Orang Amerika menyebut kue kering, cookies. Sebetulnya kue kering adalah adonan cake yang dipanggang sampai kering, dapat bertahan lama asal disimpan di dalam tempat kering dan kedap udara.

Jenis kue kering banyak sekali, bisa sampai ratusan resep. Mulai dari yang klasik sampai yang moderen tetap disukai. Pembuatan kue kering ada yang mudah dan sederhana, ada yang hanya dibentuk dengan sendok, ada yang dicetak menggunakan cetakan berbentuk khusus, ada yang disemprit dan ada yang dibentuk dengan tangan. Cara pengolahan ada yang langsung dikerjakan sampai dipanggang saat itu juga dan ada juga adonan yang harus dimasukkan dahulu ke dalam lemari pendingin, setelah itu baru diproses lebih lanjut.

Ada berbagai jenis cetakan kue kering. Ada yang dibuat dari kaleng, logam anti karat atau yang dibuat dari plastik. Bentuknya pun aneka macam : bentuk bintang, pohon, binatang, daun, kembang dan lain – lain. Untuk mencetak kue kering, menggunakan kantung semprit yang dilengkapi penyemprit yang berbeda -beda khusus untuk adonan yang agak lembek. Peralatan lain untuk membuat kue kering ini adalah mikser untuk mengocok mentega dan gula, hingga benar – benar lembut dan mengembang. Penggilas kayu, untuk menggilas adonan. Untuk memperkaya cita rasa, bahan kue kering ini bisa dicampur dengan kenari, kismis, buah kering dan sebagainya. Atau diberi lapisan krim mentega, selai atau gula icing.

  • TOTAL VISITOR Free Hit Counter
    VISITOR ONLINE Designer LELY MELYNDA Jl.Tole Iskandar no.2,Sukmajaya,Depok Jl. poltangan raya, Ps minggu, Jakarta Selatan 021 95104590 081317924905
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.